Bomber Graf!TY Indonesia

Jangan cuma kanvas yang di gambar tembok juga

Manusia dan Harapan

MANUSIA DAN HARAPAN

  1. A. Pengertian Harapan

Setiap manusia memiliki harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Harapan tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing.

  1. B. Apa sebab manusia mempunyai harapan?
    1. Dorongan kodrat.

Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan.

  1. Dorongan kebutuhan hidup.

Menurut Abraham Maslow, kebutuhan manusia yaitu:

  1. Kelangsungan hidup.
  2. Keamanan
  3. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
  4. Diakui lingkungan
  5. Perwujudan cita-cita
  6. C. Kepercayaan

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya ,mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Dalam agama terdapat kebenaran yang dianggap diwahyukan, artinya diberitahukan oleh Tuhan langsung atau tidaknya kepada manusia.

Kebenaran.

Ada 3 teori kebenaran, yaitu:

  1. Teori koherensi atau konsistensi: suatu pernyataan dianggap benar bila bersifat koherensi atau konsisten dengan pernyataan sebelimnya yang dianggap benar.
  2. Teori korespondensi: teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkorenponden (berhubungan) dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
  3. Teori pragmatis: kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.
  4. D. Berbagai kepercayaan dan Usaha Meningkatkannya
    1. Kepercayaan pada diri sendiri: kepercayaan yang ditanam pada setiap pribadi manusia, misalnya percaya pada Tuhan YME
    2. Kepercayaan kepada orang lain: percaya kepada saudara, orang tua, guru, teman dan lain lain.
    3. Kepercayaan kepada Pemerintah
    4. Kepercayaan kepada Tuhan: yaitu percaya pada kebenaran Tuhan, manusia ada bukan karena sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan.

Usaha-usaha:

  1. Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
  2. Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
  3. Maningkatkan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan cara suka menolong, dermawan, dsb.
  4. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan
  5. Menekan perasaan negative, seperti dengki, fitnah, dsb.

Sumber :

google.com

21 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: