Bomber Graf!TY Indonesia

Jangan cuma kanvas yang di gambar tembok juga

Manusia dan Kegelisahan

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

  1. A. Pengerian kegelisahan

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan.

  1. Kecemasan obyektif: suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar
  2. Kecemasan neorotis(syaraf): kecemasan timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah
  3. Kecemasan moril: disebabkan karena pribadi seseorang
  4. B. Sebab-sebab orang Gelisah
  5. Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan

Dengan memerlukan sedikit pemikiran dan yang paling ampuh adalah memasrahkan diri pada Tuhan, kita harus percaya kepada kehendaknya

  1. D. Keterasingan

Yang menyebabkan orang terasing adalah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat atau kekurangan yang ada pada diri seseorang sehingga ia tidak dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.

  1. E. Kesepian

Sebab-sebab terjaddi kesepian:

  1. Frustasi
  2. F. Ketidakpastian

Artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal usul yang jelas. Itu semua adalah akibat dari pikirannya tidak dapat konsentrasi, yang jelas pikirannya kacau.

G. Sebab terjadi Ketidakpastian

  1. Obsesi, adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus biasanya tentang hal yang tak menyenangkan atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh si penderita.
  2. Phobia, rasa ketakutan yang tak terkendali
  3. Kompulasi, adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan serupa berkali-kali.
  4. Hysteria, neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental,  kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.
  5. Delusi, menunjukan pikiran yang tidak beres karena berdasarkan suatu keyakinan palsu.
    1. Delusi persekusi: menganggap daerah sekitarnya jelek.
    2. Delusi keagungan: menganggap dirinya orang pentingdan besar.
    3. Delusi  melancholis: merasa dirinya bersalah, hina dan dosa.
  6. Halusinasi, khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera.
  7. Keadaan emosi

Sumber :

google.com

21 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: