Bomber Graf!TY Indonesia

Jangan cuma kanvas yang di gambar tembok juga

Ebsistensi

Ebsistensi

Ebsis adalah keadaan seseorang bisa menerima dirinya secara utuh, sehingga orang lain pun  bisa menerima dirinya apa adanya (diakui). Ebsistensi itu bukan bersifat materi. Ebsistensi tidak berbentuk kasat mata. Ebsistensi tidak perlu dicari, atau dikejar. Dia akan hadir sejalan dengan hadirnya penerimaan diri yang utuh. Turunan dari ebsistensi ini adalah percaya diri. Percaya diri untuk melakukan  kebaikan untuk orang lain. Percaya diri untuk berusaha berprestasi. Percaya diri untuk menggali potensi. Percaya diri untuk melakukan segala hal yang dia yakini akan memberikan kebaikan pada semua. Aktivitasnya bukan untuk menunjukkan pada orang lain: lihatlah saya bisa, tapi dilakukan karena memang seharusnya dilakukan dan dia mampu.

Namun jika prestasinya tidak dicatat, bahkan tidak diketahui atau kebaikannya tidak dihargai atau tidak diakui oleh manusia, itu sama sekali tidak menghilangkan percaya dirinya, artinya tidak akan menghilangkan ebsistensi dirinya.

Ebsistensi memang butuh pengakuan. Namun pengakuan dari manusia sifatnya semu. Bisa diputarbalikkan, bisa direkayasa. Jika pengakuan dari manusia menghilang sejalan dengan menghilangnya prestasi atau popularitas, tidak jarang orang menjadi gamang.

30 Mei 2010 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: